TUGAS REVIEW PERTEMUAN KE-14 (SIA)
Tugas
Review #tugassia#pertemuan14#IMWI#
Mata kuliah : Sistem Informasi Akuntansi
(SIA)
Dosen Pengampu : Bpk. BJ. Zaenal
Abidin, S.T.,M.Kom.
Nama Mahasiswa : Endjelin Veronica
Amapoli
NIM :
21021026
Prodi :
Akuntansi
Angkatan : 9 (Semester
3)
Tugas Review
:
Untuk
memenuhi tugas sebelum Ujiam Akhir Semester (UAS) bahwa kami para mahasiswa
harus mereview materi yang sudah kami terima, khusus untuk mata kuliah
Sistem Informasi Akuntansi yang diampu oleh Bpk. BJ.Zaenal Abidin, S.T.,M.Kom kami
mendapat tugas untuk mereview makalah dengan judul : Analisis Manajemen Proyek
Perangkat Lunak Sistem Informasi Akuntansi Pada Biro Sistem Informasi PT.X,
hasil review saya adalah sebagai berikut :
ANALISIS MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA BIRO SISTEM INFORMASI
-
1. Pengertian
· Menurut
I. Sommerville, dalam bukunya Softwear
Engineering Version 9. 2011 , produk yang diciptakan melalui
perkembangan Teknologi Informasi
salah satunya adalah perangkat lunak Perangkat lunak diciptakan memalui perkembangan Teknologi
Informasi, dimana perngkat lunak adalah produk tidak berwujud yang membutuhkan
pengetahuan yang baik dan efisien dengan pendekatan teknik. Manajemen Proyek
perangkat lunak merupakan bagian yang penting dalam pembangunan perangkat
lunak.
·
Pendukung
system manajemenproyek adalah waktu, biaya, kualitas, resiko dan cangkupan
priyek itu sendiri.
·
Manajemen proyek perangkat lunak merupakan bagian
yang penting dalam pembanguan
perangkat lunak yang mana manajemen ini dibutuhkan oleh para manager/ pemimpin proyek sehingga hasil yang didapat
sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan biaya yang disediakan.
·
Proyek
perangkat lunak ini merupakan proyek besar karena perangkat
lunak yang dihasilkan harus mampu mengelola
proses accounting/ akutansi
perusahaan.
·
Dengan
aplikasi sistem informasi
akutansi/ accounting maka teridentifikasi beberapa hal yang melatarbelakangi
penulisan sebagai masalah yaitu bagaimana konsep manajemen proyek Biro Sistem Informasi dalam merancang aplikasi
Sistem Informasi Akutansi.
·
Aktifitas dalam manajemen
adalah sebagai berikut:
1) Penulisan proposal
2) Perencanaan proyek dan penjadwalan
3) Biaya proyek
4) Pemantauan & ulasan proyek
5) Seleksi personil & evaluasi
6) Penulisan laporan & presentasi.
keberadaan proyek IT adalah sebagai
sarana pendukung bagi komponen lain dalam
suatu lingkungan kerja. Dengan demikian proyek IT dapat dikatakan
memiliki derajat perubahan yang tinggi (high degree of change). Contoh: pembangunan jaringan komputer di
suatu kantor tidak menyebabkan aktivitas
di kantor tersebut
menjadi mati.
2. Metodologi
· Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
studi pustaka dari berbagai kasus dalam artikel
yang membahas bagaimana melaksanakan manajemen
proyek perangkat lunak yang sesuai dengan biaya dan jadwal yang ditetapkan sehingga mengahasilkan analisis deskriptif.
· Pendekatan
pada penelitian ini adalah pendekatam secara general
empiris berdasarkan pengalaman dan teori-teori yang berkaitan dengan manajemen
proyek khususnya pada proyek perangkat lunak.
3. Hasil dan Analisa
· Biro Sistem
Informasi berfungsi sebagai badan
yang membangun sistem informasi pada
perusahaan. Sistem informasi yang dibutuhkan perusahaan harus disesuaikan
dengan biaya dan jadwal yang sudah ditetapkan.
· Manager harus memiliki
kemampuan bukan hanya sekedar teknis tetapi bagaimana
menyusun manajemen proyek
perangkat lunak yang akan diterapkan karena perangkat lunak merupakan produk yang tidak berwujud.
· Berikut adalah
penjelasan aktifitas yang dilakukan oleh manajemen proyek dalam
proses pembuatan Biro Sistem Informasi :
1)
Penulisan
Proposal
Pada
dasarnya Biro Sistem Informasi yang akan diajukan harus mampu menyediakan sistem yang dibutuhkan
oleh perusahaan, maka dari itu manager
harus mampu melihat
kebutuhan tersebut dan menyampaikannya
dalam bentuk proposal yang lengkap dan jelas (Misalnya yang akan dibuat adalah
Biro Sistem Informasi Akuntansi), baru kemudian diajukan kepada perusahaan.
2)
Perencanaan
Proyek dan Penjadwalan
Setelah proposal diterima
oleh pihak Direksi, selanjutnya bagian Biro Sistem Informasi akan melakukan
perencanaan proyek dan penjadwalan, dalam hal ini target pencapaian / Milestone nya adalah proyek aplikasi system
accounting.
Struktur hirarki dari rencana
kerja atau penjadwalan proyek aplikasi Sistem Informasi
Akutansi berdasarkan hasil analisis dapat dilihat pada Tabel 2
·
T1 (analisis
sistem terdahulu)
·
T2 (analisis kebutuhan sistem yang akan
dibuat)
·
T3 (perancangan basis data)
·
T4
(perancangan desain web)
·
T5
(perancangan prosedur utama aplikasi)
·
T6 (perancangan program keseluruhan)
·
T7 (desain arsitektur jaringa internet)
·
T8 (evaluasi aplikasi), T9(dokumentasi aplikasi)
·
T10 (analisis resiko)
·
T11
(pelaporan)
·
T12 (pelatihan
SDM)
·
T13
(sosialisasi aplikasi).
Berdasarkan tugas rincian
tugas makan dapat digambarkan pada tabel
3.
Dalam Tugas atau akivitas dalam proyek ini ada beberapa
tugas yang memiliki
ketergantungan atau depedensi, hubungan dan kerjasama yang baik akan menghindarkan kemungkinkan terjadinya delay pada
proyek.
3)
Biaya
Proyek
·
Biaya dalam
proyek sebelumnya sudah ditetapkan dalam proposal
dan biaya tersebut
berupa estimasi.
·
Gambaran
estimasi biaya proyek tidak dapat dicantumkan secara rinci karena merupakan
rahasia perusahaan.
·
Dalam estimasi
biaya terdapat 2 macam estimasi yaitu :
a)
Tangible
Benefits : system ini mempercepat perolehan data-data (laporan keuangan,
keuntungan dan kerugian yang dialami perusahaan)
b)
Intangible
Benefits : merupakan system baru dalam proses pengolahan informasi keuangan
untuk mengukur integritas yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Contohnya Cost benefit proyek yang dianalisis
dengan menggunakan metode Payback Period,
dimana dapat diperkirakan apakah proyek ini layak dilanjutkan atau tidak dengan
mengacu kepada berapa lama waktu investasi/modal
dapat kembali, apakah lebih cepat atau lebih lambat dari rencana estimasi yang
diajukan dalam proposal.
4)
Pemantauan
dan Ulasan Proyek
Pemantauan dan ulasan proyek ini
bertujuan untuk mengulas
kesesuaian proyek dengan
kebutuhan vendor dan user serta
menemukan kendala dalam proyek dan cara mengatasinya sehingga dapat mengurangi resiko.
Berikut contoh cara pemantauan dan
ulasan proyek yang dapat dilakukan :
1.
Rapat kinerja
(2 hari sekali)
2.
Selalu melakukan
analisis kesesuaian kebutuhan aplikasi
3.
Membuat laporan
berkala (1 minggu sekali)
4.
Melakukan
Rapat Evaluasi dengan waktu yang situsional
Berdasarkan aktivitasnya terdapat resiko perangkat lunak yang mungkin terjadi, yang hasil analisis dijelaskan pada tabel 4.
5)
Seleksi
Personil
·
Seleksi
personil berkaitan erat dengan kualitas SDM
·
Tahapan seleksi
personil yang diterapkan oleh Biro Sistem
Informasi :
Ø Analisis
CV calon personil
Pada
tahap ini Biro Sistem Informasi
tidak menutup kemungkinan bagi Fresh Graduated yang masih muda
untuk bergabung karena memahami bahwa mereka memiliki kemungkinan positif seperti inovasi,
kerja keras, dan kreatifitas.
Ø Test Teori
Analisis dan Pemograman
Calon
personil yang lulus pada tahap pertama selanjut dipanggil dan mengikuti test
teori, disini calon personil
diuji kemampuannya dalam hal analisa dan perancangan sistem serta
pembuatan program atau aplikasi.
Ø Test
Wawancara
Calon personil yang sudah lulus pada
tahap 1 dan 2 selanjutnya dilakukan
wawancara, pada fase ini akan dilihat
bagaimana personil menghargai dirinya dan menyatakan bahwa dia berpontensi dan layak bekerja serta bergabung dalam proyek ini.
Ø Training Phase
Pada
tahap ini personil
yang terpilih mulai
bekerja dan masuk pada masa
percobaan
Jika
personil memiliki interpersonal skill yang kuat maka personil
akan tetap melanjutkan proyek hingga akhir.
6)
Evaluasi
Evaluasi berkala
berfungsi untuk mengendalikan (control) proyek sehingga mengurangi serta
mencegah kesalahan yang berakibat timbulnya resiko kerugian perusahaan.
7)
Penullisan
Laporan dan Presentasi
Setelah proyek mencapai pada pencapaian
yang ditentukan yaitu aplikasi selesai
dikerjakan, selanjutnya manajer
menyiapkan laporan yang berisi dokumentasi perangkat lunak dan presentasi sebagai
penyerahan terhadap perangkat
lunak/ produk ke direksi.
4. Kesimpulan
·
Pengetahuan
manajemen proyek merupakan salah satu hal yang harus dimiliki manajer
proyek perangkat lunak
·
Keberhasilan proyek perangkat
lunak ketika perangkat lunak diterima oleh
pengguna karena sesuai dengan kebutuhan.
·
Aktivitas manajemen
perangkat lunak pada Biro Sistem Informasi sudah sesuai dengan penerapan teori
yang ada akan tetapi ilmu pengetahuan terus berkembang sehingga
perlu dilakukan pengembangan aktivitas manajemen setelah
melakukan evaluasi secara berkala untuk pemeliharaan proyek perangkat lunak jangka panjang.
~~~TERIMA KASIH~~~
Komentar
Posting Komentar