Karya Ilmiah : Menentukan Jenis Karya Tulis

Karya Ilmiah : Menentukan Jenis Karya Tulis

Oleh : Endjelin Veronica Amapoli, Mahasiswa Institut Manajemen Wiyata Indonesia 


     Dalam proses pengembangan ilmu dan pengetahuan peran mahasiswa sangatlah penting. Mahasiswa merupakan generasi muda yang energik, kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ilmu dan pengetahuan, khususnya ilmu baru yang mereka peroleh dibangku kuliah. Namun semua ide dan inovasi tersebut haruslah berdasarkan sumber dan penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, maka dalam hal ini agar semua hasil penelitian tersebut dapat tersampaikan dan dipahami dengan baik bagi orang banyak kita membutuhkan pengetahuan tentang tata cara penulisan dan presentasi karya ilmiah tersebut.

     Kami mahasiswa Institut Manajemen Wiyata Indonesia semester 4 (empat) pada l tengah semester ini melalui Mata kuliah Penulisan dan Presentasi Ilmiah telah mempelajari bagaimana menyusun karya ilmiah yang baik. Mulai dari menentukan jenis karya tulis ilmiah, menentukan topik, mencari sumber literatur yang baik berdasarkan pengalaman sebelumnya, mempelajari dampak dari plagiarisme yang dapat membuat diri kita menjadi tidak bisa menimbulkan sisi orisinil dalam hasil karya kita, sampai dengan mempersiapkan outline / kerangka tulisan.

     Berdasarkan semua materi-materi yang sudah dipelajari diatas, saya ingin sedikit mereview tentang materi pertama yaitu menentukan jenis karya tulis. Sebelumnya kita haruslah mengenal apa itu karya ilmiah, menurut Brotowidjoyo (1985) mengemukakan karya ilmiah merupakan Karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis secara metodologi penulisan yang baik dan benar serta dapat dibuktikan keberanannya.  Lebih lanjut mereka mengemukakan bahwa karya ilmiah harus dibuat dengan konkret,  gaya bahasanya formal dan kata-katanya teknis. Dalam konteksnya karya tulis terdiri dari berbagai jenis, yaitu :

-              Artikel, dalam istilah jurnalistik artikel adalah tulisan berisi pendapat subjektif penulisnya tentang suatu masalah atau peristiwa.

-    Makalah, yaitu karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris￾objektif. Umumnya, makalah ditampilkan dalam sebuah seminar atau dipresentasikan di depan kelas sebagai tugas perkuliahan.

-           Kertas kerja ini pada dasarnya mirip dengan makalah namun disusun dengan analisa yang lebih mendalam serta tajam.

-           Paper adalah sebutan khusus untuk makalah dikalangan akademisi (mahasiswa) dalam kaitannya dengan pembelajaran dan pendidikannya sebelum menyelesaikan jenjang studi (Diploma/S1/S2/S3).

-           Skripsi adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S1 (Sarjana). Skripsi memuat karya sistematis yang mengutarakan pendapat penulis berlandaskan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung (observasi lapangan, atau percobaan dilaboratorium), juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam bidang tata kerja, suatu hukum dan dalil tertentu mengenai salah satu bidang atau lebih spesialisasinya.

-           Tesis adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S2 (pasca sarjana) yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.

-           Disertasi disebut juga “Ph. Thesis” adalah karya tulis ilmiah mahaiswa untuk menyelesaikan jenjang studi S3 (meraih gelar Doktor/Dr) yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan dengan penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang terperinci. Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal.

-           Artikel ilmiah popular adalah artikel ilmiah yang ditulis dengan gaya bahasa popular. Artikel ini kerap dimunculkan pada media massa seperti surat kabar, majalah dan tabloid menggunakan bahasa jurnalistik atau bahasa media.

     Dengan mengetahui jenis karya tulis yang akan dibuat maka kita dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya berdasarkan kebutuhan dari jenis karya tulis tersebut. Semakin kita memahami jenis karya tulis kita juga semakin mengetahui sumber informasi yang  saja dapat kita gunakan, bagaimana penyusunannya dan siapa yang akan menjadi target pembaca karya tulis kita. Karena tingkat pengetahuan dan intelektual penulis akan tercermin dari hasil tulisannya tersebut apakah orisinil ataukah justru mengandung plagiarisme.

 

 

Referensi :

Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd Penulisan Karya Tulis IlmiahIlmiah. Sidoarjo : Nizamia Learning Center 2018

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transaksi Entitas Induk dan Entitas Anak : Persediaan dan Jasa

ALUR MANUFAKTURING (AKMEN) - ENDJELIN

TUGAS REVIEW PERTEMUAN KE-14 (AKMEN)